
Apakah Pak Rusli Zaenal pernah membanyangkan tinggal di tempat sepeti di sebelah ini, bukan senyum Pak ! saat memberi BLT ke Pak Darmawi tapi harulah pak.
Subsidi BBM memang sangat membantu masyarakat miskin tapi kalau di negara tetangga ada namanya Presiden BBM ( benar - benar mabok )yang selalu menggelitik segar kebijaksanaan pejabat-pejabat kita yang dinilai kurang berpihak ke rakyat.
Subsidi langsung menurut hemat saya adalah kemalasan pemerintah membantu masyrakat miskin di negri ini, dengan subsidi tersebut tanpa payah-paya pemerintah mengurusnya kasi duit selesai urusan, namun akibat tesebut berapa dana yang harus di keluarkan namun tidak tepat sasaran kadang yang memang benar-benar miskin gak dapat malahan yang kaya dapat, Riau menambah 14 M untuk menambah bantuan dari pusat tetapi lagi-lagi tidak tepat sasaran menurut saya.
kenapa pemerintah Riau tidak membuat misalnya:
1. Perkebunan sayur dengan memperkerjakan masyarakat miskin dari mulai menanam sampai setelah menghasilkan dan menjualnya di kelola pemda dengan bagi keuntungan bukan malah membuat RAL yang gak pernah untung.
2. Membuat perternakan Lobster air tawar 1.Kg harganya Rp. 200 an ribu, yang dari penyuluhan pembibitan pembesaran sampai penjualan di bantu pemda, kan UIR punya Fakultas pertanian dan perikanan di sini lah saatnya belajar sambil membantu bukannya cuman demon dan nunggu kiriman dari kampung.
3.dan masih banyak pimikir S2 riau yang punya solusi, cuman banyak yang males mikir.
Mudah-mudahan subsidi BBM ini dapat benar-benar membantu masyarakat.
mereka tidak ingin miskin, tapi suratan tangan yang memaksa tapi kita sama kok dihadapanNYA kuatkan hatimu berjuanglah bersatu untuk maju.